Oleh: Drs. I Made Pasti Adi Putra

Kolaborasi pembelajaran Gelombang dan Bunyi dan Frekvensi.
Informasi tentang bagaimana cara kerja Sistem Sonar pada USG (Ultrasonografi) yang bisa kita kaitkan dengan kolaborasi pembelajaran di kelas terutama tentang Gelombang, Bunyi dan Frekvensi. Dalam bidang kedokeran teknologi sonar di implementasikan melalui USG, USG merupakan teknik pencintraan diagnostik yang memanfaatkan gelombang ultrasonik, yakni gelombang suara dengan frekfensi melebihi batas pendengaran manusia atau bisa juga di katakan sebagai bentuk pantulan gelombang suara berfrekuensi tinggi (sonar) yang tidak dapat didengar manusia. Gelombang ini dipancarkan ke dalam rahim, kemudian dipantulkan kembali oleh organ dan jaringan janin, lalu diubah menjadi gambar bergerak secara real-time di layar monitor Proses kerja sistem sonar pada USG berlangsung dalam beberapa tahapan.
- Pemancaran Gelombang Suara. Dokter akan mengoleskan gel khusus pada perut atau organ panggul. Gel ini berfungsi sebagai konduktor untuk menghilangkan kantung udara antara kulit dan alat transduser, sehingga gelombang suara dapat masuk secara maksimal. Alat transduser kemudian memancarkan gelombang suara frekuensi tinggi (di atas 20 kHz) ke dalam tubuh.
- Preambatan dan Pantulan. Gelombang suara merambat melalui cairan dan jaringan tubuh. Ketika gelombang tersebut membentur batas antara jaringan yang berbeda—misalnya antara cairan ketuban dan kulit bayi, atau antara jaringan lunak dan tulang—sebagian gelombang suara akan dipantulkan kembali (gema), dan sebagian lainnya akan diteruskan.
- Penghitungan Waktu dan Jarak. Sistem komputer pada alat USG akan menghitung secara akurat seberapa cepat pantulan gelombang suara tersebut kembali ke transduser. Suara yang memantul dari objek yang dekat akan kembali lebih cepat, sedangkan pantulan dari objek yang lebih dalam membutuhkan waktu lebih lama.
- Pembentukan Gambar (Pencitraan). Informasi waktu tempuh dan kekuatan pantulan tersebut diterjemahkan oleh komputer menjadi piksel hitam, putih, dan abu-abu. Jaringan padat seperti tulang akan terlihat putih terang, sementara cairan seperti air ketuban akan terlihat gelap atau hitam. Gabungan titik-titik ini menghasilkan visualisasi bentuk dan pergerakan janin secara real-time.

Metode ini juga di gunakan untuk mengetahui gangguan pada organ tubuh manusia yang mampu menghasilkan gambaran visual dari organ interna, otot, serta ukuran dan strukturnya. Secara keseluruhan USG berguna dalam bembantu menginformasikan diagnosis pada seluruh bagian tubuh manusia.
